Gelar Pelatihan Tematik Sektor Rempah, BBPP Binuang Paparkan Teknologi Budidaya Lada Berbasis CSA

Category:

BERAU, HUMAS – Tak mau ketinggalan, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang memanfaatkan momen Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) X di Desa Labanan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur dengan menggelar kegiatan edukasi pertanian.

Setidaknya ada empat pelatihan yang digelar BBPP Binuang, salah satunya adalah Pelatihan Tematik Sektor Rempah yang digelar dari 21 hingga 23 Juli 2019 di Padepokan Cinta Alam Indonesia, Kecamatan Labanan Jaya, Kabupaten Berau.

Sebanyak 30 peserta dari Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda mengikuti pelatihan tematik ini.

Pada pelatihan ini, peserta menerima berbagai fasilitas dan materi terkini terkait teknologi budidaya lada berbasis Climate Smart Agriculture (CSA ) yang diampu oleh Wisyaiswara BBPP Binuang Budiono.

“Pertanian ke depan, khususnya lada yang telah menguasai 63 persen pasar dunia harus dijaga bahkan ditingkatkan,” tutur Budiono saat pemaparan materi dalam pelatihan tematik, Selasa (23/7/2019).

Caranya, lanjut Budiono, dengan mengikuti sistem budidaya yang ramah lingkungan sebagaimana dalam metode yang telah disepakati negara-negara di asia pasifik (APPEC), terkhusus negara ASEAN yang telah mendorong para petaninya senantiasa bertani secara cerdas berbasis perkembangan iklim.

“Di mana ini dalam rangka mengerakkan ekonomi yang ramah lingkungan (A Driver green Ekonomic),” imbuh Budiono.

Peserta juga dilatih bagaimana cara budidaya lada mempersiapkan lahan, bibit, pupuk, pestisida, ZPT, Pemeliharaan dan pasca panen.

“Dianjurkan di dalam perlakuan teknis usaha tani ke arah berwawasan lingkungan, baik berdasarkan SNI Organik, GAP, PRIMA atau ISO 14000,” jelas Budiono.

Menurut Budiono, ancaman terbesar lada Indonesia ke depan adalah negara Thailand, Malaysia dan Vietnam.

“Karena akselerasi teknis budidaya dan komitmen pemerintah mereka harus diwaspadai,” pungkasnya.

Selain pelatihan, Peda KTNA X yang dihajat selama sepekan, 20 hingga 25 Juli 2019 dan diikuti pelaku agribisnis, petani, nelayan dan pemerhati pertanian dari seluruh kabupaten/kota di Bumi Etam, BBPP Binuang juga menampilkan beberapa produk olahan pertanian di stand pameran mereka.[bayu]

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *