PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cocoa L.) MENJADI PRODUK OLAHAN BERNILAI JUAL TINGGI

Category: ,

Asri Puspita Wardhani, S.TP., M.Sc.
Calon Widyaiswara Ahli Pertama – Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang
Email: asri.wdh@gmail.com

Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang menempati peringkat keempat pada bidang ekspor perkebunan setelah komoditas minyak sawit, karet dan kopi. Luas areal penanaman dan produksi kakao per satuan luas di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini mengakibatkan jumlah limbah buah kakao semakin meningkat dengan komponen limbah terbesar berasal dari kulit buahnya. Menurut Purnamawati dan Utami (2014), penanganan limbah buah kakao harus dilakukan secara serius agar tidak menjadi permasalahan lingkungan karena baunya yang tidak sedap. Selain itu pemanfaatan limbah kulit kakao dapat menaikkan nilai ekonomis dari limbah perkebunan tersebut. Kulit buah kakao merupakan limbah lignoselulosa yang mengandung komponen utama berupa lignin, selulosa dan hemiselulosa.

Bagikan :

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *