Peserta Tematik Ikuti Panen Perdana Padi di Lokasi #SERASI Jejangkit

Category:
MARABAHAN, Panen padi untuk kali pertama berhasil di demfarm lokasi #SERASI Desa Jejangkit, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (6/11/2019).
Demfarm yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian ini mencapai 5.7 ton per hektare. Kegiatan ini disaksikan 2.200 peserta Pelatihan Tematik Padi Lahan Rawa dan Cabai terdiri dari petani, Penyuluh Pertanian, siswa SMK Pertanian  dan masyarakat sekitar lokasi.
Demfarm kali ini bahkan menampilkan teknologi modern menggunakan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) seperti combine harvester, drone penyebar benih, drone penyebar pupuk, serta traktor pengolah lahan rawa perahu.
Peserta tematik tampak antusias mengikuti acara ini. Realisitis, mengingat selain memperkenalkan teknologi Alsintan modern, pada kegiatan ini juga diperkenalkan berbagai varietas padi dan buah-buahan yang cocok ditanami di lahan rawa.
Selain Pelatihan Tematik Padi Lahan Rawa dan Cabai yang digelar Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, di momen ini juga digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) oleh Badan Litbang Kementerian Pertanian, tepatnya dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Selatan dan Balai Penelitian Lahan Rawa (Balitra) Kalimantan Selatan.
Demfarm sekaligus pelatihan tematik ini dihadiri Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr Ir Fadjry Djufry M.Si. Kemudian mewakili Menteri Pertanian RI, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Sarwo Edhy.
Juga Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Ir H Syamsir Rahman MS, Kepala Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP) Husnain SP M, M.Sc Ph.D, Kapusluh beserta jajarannya, Staf Khusus Menteri Lutfi Halide, anggota DPRD, Kapolres serta Dandim.
Kepala BBSLDP Husnain dalam sambutannya mengatakan, Jejangkit pada tahun 2017 belum ada lahan seperti ini, semua masih hutan rawa, dan mulai tahun 2017 digarap oleh Litbang Kementan sehingga bisa panen raya padi seperti saat ini.
“Bagi Litbang ini suatu yg prestisus menghadapi tantangan. Kegiatan demfarm meliputi pengembangan budidaya tanaman hortikultura, (sayur dan buah), ternak itik, ikan lele,” tuturnya.[bayu/yulia]
Bagikan :

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *