Mantap, P4S Kebun Ndesa Sulap Bekas Galian Tambang Jadi Lokasi Eduwisata

Category:
SAMARINDA, HUMAS – Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) sejatinya didirikan petani bersama kelompok taninya. Ini tak lain untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan pertanian kepada masyarakat yang hendak terjun ke usaha tani.
Eksistensi P4S ini tampaknya berhasil diaplikasikan Tukijo, petani Desa Tanah Merah, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Bernaung di bawah bendera P4S Kebun Ndesa, Tukijo bersama kelompok tani di desanya mereklamasi galian bekas tambang batubaru dengan menanam aneka tanaman buah-buahan.
Bukan hanya itu, P4S Kebun Ndesa juga mampu menyulap galian bekas tambang menjai kolam ikan Nila sebagai tempat wisata pancing. Di sini penggila pancing atau pun pengunjung juga bisa menikmati buah yang ada di sekitar kolam pancing.
Tertarik dengan informasi eksistensi P4S Kebun Ndesa, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang, Dr Ir Yulia Asni Kurniawati M.Si bergegas mengunjungi P4S ini, Minggu (23/6/2019).
Yulia mengungkapkan, P4S Kebun Ndesa baru ditumbuhkan di tahun 2019 oleh Tukijo. Selain sebagai sarana berbagi ilmu pengetahuan bercocok tanam, terbentuknya P4S ini juga dikarenakan niat Tukijo bersama kelompok tani yang merasa perlu mereklamasi galian bekas tambang batubara dengan menanam buah-buahan.
“Di sini, galian tambang juga disulap menjadi kolam ikan Nila sebagai tempat wisata pancing sambil menikmati makan buah,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua P4S Kebun Ndesa, Tukijo menambahkan, okupasi kunjungan ke P4S ketika hari libur atau minggu mencapai rata-rata 50 orang.
Menurut Tukijo, selain direklamasi dengan aneka tanaman buah-buahan, bekas galian tambang yang lainnya sementara ini dibangun kolam untuk permainan sepeda air dan kolam renang.
“Lereng-lereng bukit bekas tambang ditanami pohon buah-buahan yang menghijaukan pandangan mata,” pungkas Tukijo.[bayu/mia]
Bagikan :

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *