Optimalisasi Penggunaan Alsintan, BBPP Binuang Gelar Pelatihan Bagi Petani

Category:

BATULICIN, BBPP BINUANG – Bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang menggelar pelatihan tematik alat mesin pertanian (Alsintan) Angkatan I bagi petani di Kabupaten Tanah Bumbu.

Pelatihan ini dilangsungkan selama empat hari, mulai 7 hingga 10 Mei 2018 di BPP Batulicin, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 petani yang tersebar di Kecamatan Batulicin, Kusan Hilir, Simpang Empat dan Karang Bintang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu, Setia Budi SKM MM, dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan, Senin (7/5/2018) berharap pelatihan ini bisa melahirkan operator-operator Alsintan yang andal.

“Harapan saya, hasil dari gelaran pelatihan ini akan terciptanya operator-operator Alsintan yang andal, terutama operator traktor roda empat dan alat panen padi combine harvester,” tuturnya.

Bukan dapat mengoperasikannya, lanjut Setia Budi, tetapi juga bisa merawat dan mengelola Alsintan dengan baik, karena saat ini Kabupaten Tanah Bumbu banyak memiliki Alsintan, namun masih minim operator.

“Tujuan dari pelatihan tematik Alsintan ini adalah untuk mencetak operator-operator yang andal di bidangnya,” imbuhnya.

Menurutnya, pelatihan ini juga bertujuan agar Alsintan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu khususnya, dan Indonesia pada umumnya, tidak ada Alsintan yang tidak terpakai, semuanya mesti terpakai.

Sementara itu, Soleh Wahyudi selaku Widyaiswara/Fasilitator dari BBPP Binuang mengatakan, pada pelatihan ini ada beberapa pola, di antaranya yang pertama klasikal, kemudian kedua praktek lapangan.

“Pada praktek lapangan, peserta tidak hanya mengenal, namun juga dapat mempraktekkan bagaimana cara mengoperasikan Alsintan,” jelasnya.

Muslih, salah seorang peserta mengaku senang dengan pelatihan ini. “Setelah mempraktekkan penggunaan traktor roda empat merek Yanmar ini, saya merasa sangat senang. Karena ternyata mengoperasikannya sangat mudah dan ringan,” ujarnya.

“Saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih kepada Kementerian Pertanian, karena sudah memfasilitasi kami di dalam berlatih mengoperasionalkan, mengelola dan merawat Alsintan,” tutup Muslih.[bayu]

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *