Tingkatkan Kompetensi Petani, BBPP Binuang Gelar Pelatihan Tematik Alsintan

Category:

BINUANG,  Upaya peningkatan kemampuan pengurus Poktan/Gapoktan/Pengelola UPJA/Brigade Tanam, Brigade Panen serta Penyuluh Pertanian dalam mengelola Alsintan, tepatnya melalui Diklat, tampak masih minim.

Kondisi ini bahkan dinilai tidak sebanding dengan jumlah dan jenis Alsintan yang difasilitasi penyediaannya oleh Kementerian Pertanian. Alhasil, peningkatan kemampuan pelaku pertanian melalui pendidikan dan latihan (Diklat )teknis mekanisasi pertanian, perlu dilakukan.

Kepala Seksi Pelatihan Non Aparatur BBPP Binuang, Misran SE, Jumat (30/11/2018) mengungkapkan, peningkatan kualitas pelaku pertanian, seperti Pengurus Poktan/Gapoktan/Pengelola UPJA/Brigade Tanam, Brigade Panen serta Penyuluh Pertanian, sangat penting dan harus dilakukan. “Peningkatan kemampuan dalam mengelola Alsintan ini jelas sangat penting. Karena pelatihan tematik pengelolaan dan operator Alsintan, sangat dibutuhkan pelaku pertanian di lapangan,” jelasnya.

Karena itu, Pelatihan Tematik Pengelolaan dan Operator Alsintan yang kali ini digelar BBPP Binuang di BPP Anjir Pasar, Barito Kuala, 27 hingga 29 November 2018, memang suatu keharusan. Apalagi memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi petani.

“Pelatihan tematik sendiri bertujuan untuk meningkatkan kompetensi petani atau pengelola UPJA dalam menggunakan dan mengelola alat dan mesin pertanian. Jadi pelatihan memang dibutuhkan petani,” paparnya. Sementara itu, untuk pelatihan tematik di Anjir Pasar ini sendiri diikuti sebanyak 30 peserta, terdiri dari petani Anggota Kelompok Tani (Gapoktan), serta anggota/pengelola UPJA.

Materi Pelatihan Tematik Pengelolaan dan Operator Alsintan Angkatan VII ini sendiri terdiri dari kelompok dasar, kelompok inti dan kelompok penunjang.[bayu]

Bagikan :

TAGS:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *